JUMA'TAN DI HUNGARIA

Kaligraphi dengan lafaz "ALLAHU AKBAR" di dinding masjid 

Sudah hampir dua bulan ini aku tidak menulis, padahal kemarin rasanya sangat semangat untuk memperbanyak tulisan di blog ini , namun nyatanya banyak hal yang berubah setibaku disini, banyak hal yang dulu bisa dengan mudah dilakukan namun sekarang seakan sulit untuk itu, padatnya jadwal kerja sehingga yang tadinya aku berencana untuk mengisi jadwal luang di sela kerja malah hanya termanfaatkan untuk sekedar istirahat atau rest my body for entire day. Tapi akan kuusahakan semampuku mengingat aku menulis juga sebagai upaya menjaga mimpiku untuk jadi akademisi atau seorang Scientist suatu hari kelak. 

Anyway dalam tulisan ini aku akan berbagi pengalamanku dalam melaksanakan salat jumat di luar negeri untuk pertama kalinya. Ada banyak hal yang menjadi pengalaman baru ketika berada di luar  negeri, pengalaman yang mungkin akan berbeda ketika berada di negara sendiri , salah satunya adalah pengalaman salat jumat, Lokasi salat jumat ini berada disalah satu Masjid di kota Szeged atau kota paling selatannya Hungaria, Lokasi Masjid yang tidak jauh dari pusat kota bahkan hanya beberapa menit jalan kaki dari University of Szeged. Masjid disini bukanlah seperti bangunan masjid pada umumnya di negara yang mayoritas muslim namun merupakan sebuah gedung/bangunan yang lebih mirip seperti ruko yang telah diubah sedemikian rupa sehingga menjadi masjid, dan bahkan bersebelahan dengan sebuah minimarket. 


Jama'ah yang mulai memadati lokasi masjid 

Dari salat jumat ini semakin terasa persaudaraan muslim dari berbagai belahan dunia, berbagai latar belakang yang tanpa kenal pasti mencoba salaman dan sedikit memulai obrolan. jumat kali ini juga terasa istimewa karena yang menjadi imam adalah pimpinan organisasi umat muslim di Hungaria. 

Ada hal unik yang juga aku temukan di shalat jumat pertamaku di Hungaria yaitu salat jumat dilaksanakan secara dua ronde yaitu yang pertama menggunakan khutbah bahasa Arab dan untuk ronde yang kedua menggunakan khutbah bahasa inggris, aku yakin selain keterbatasan secara bahasa hal ini dilakukan juga karena keterbatasan akan luas dari masjid yang membuat shalat jumat dilakukan secara dua ronde. 



Gerbang masuk Masjid 


Kondisi dalam masjid 


Muazzin yang mengumandangkan azan

Setelah selesai shalat jumat tidak pas rasanya apabila tidak menambah energi dengan makan nasi hhhe, kemudian kami meluncur ke salah satu restoran Turki yang cukup terkenal di Szeged yaitu "KALE TURKISH RESTAURANT" restoran ini menyediakan berbagai menu makanan turki yang aku rasa sangat mudah diterima oleh lidahku dan tentunya juga ramah di kantong hhhe.










Misran
Szeged, Hungary 



December 2022 

Comments

Popular posts from this blog

So What's next

MELIHAT EROPA (BUDAPEST) BERSAMA MARKIJA

FIRST ATTEMPT